Translate

Rabu, 24 September 2014

VEKTOR

VEKTOR
A.        Pengertian vektor
Setiap besaran skalar seperti temperature, tekanan, massa, dan sebagainya selau dikaitkan dengan suatu bilangan yang merupakan nilai dari besaran itu. Untuk besaran vektor, di samping mempunyai nilai, ia juga mempunyai arah. Misalnya, pada gerakan angin, selain disebutkan lajunya, disebutkan juga arahnya, seperti 20km/jam dengan arah timur laut. Definisi vektor dan skalar :
-         Vektor : segmen garis berarah yang mempunyai besaran. Jadi, vektor adalah besaran yang mempunyai arah, misalnya : kecepatan, momen, gaya, percepatan, berat, dll.
-         Skalar : suatu besaran yang tidak mempunyai arah. Misalnya, panjang, luas, jarak, ,suhu, dll.
B.   Penulisan vektor
-         Ditulis dengan huruf kecil dicetak tebal. Misalkan : a,b,c . . .
-         Ditulis dengan huruf kecil yang diatasnya dibubuhi tanda panah. Misalkan : ā , ē . . . .
-         Ditulis dengan huruf kecil dan garis di bawahi. Misalkan :
C.         Rumus-rumus vektor
a.     Vektor satuan




b.    Besar panjang vektor



c.     Penjumlahan maupun pengurangan vektor













e.     Perkalian skalar





g.     Gambar proyeksi vektor a pada b











h.    Proyeksi orthogonal skalar




i.       Proyeksi orthogonal vektor



j.       Titik p pembagi AB dengan perbandingan m:n






k.    Sudut vektor

Pengertian Subjunctive

Subjunctive adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengekspresikan unreal situation {dapat berupa conditional (pengandaian), wish (harapan), as if, as though yang berbeda dengan kenyataan)}, requirement (kebutuhan), maupun suggestion (saran). Subjunctive terbagi menjadi present dan past yang memiliki aturan penggunaan berbeda.
Subjunctive merupakan satu dari tiga verb moods (lainnya: imperative dan indicative). Pada modern English, bentuk kata kerja ini hanya terdapat pada bagian dependent clause.

Aturan Penggunaan Subjunctive

Aturan penggunaan present dan past subjunctive dengan beberapa contohnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
TenseAturancontoh verb
normal/indicativeSubjunctive
Present SubjunctiveKecuali untuk verb be, bentuk present subjunctive menggunakan bare infinitive, yaitu kata kerja bentuk sederhana tanpa penambahan -s atau -es meskipun subjek yang digunakan merupakan orang ketiga tunggal (contoh: the man, Ana, mother) maupun pronoun (I, she, he, it).Verb be yaitu: is dan are yang digunakan pada present indicative/normal, digantikan oleh “be”.readsread
goesgo
isbe
arebe
Past SubjunctiveKecuali untuk verb be, bentuk past sama seperti past indicative/normal.Verb be baik was maupun were menggunakan “were”.walkedwalked
ateate
waswere
werewere

Conditional Auxiliary Verbs vs Subjunctive

Karena penggunaan subjunctive yang rawan kesalahan, bentuk kata kerja ini jarang digunakan didalam bahasa inggris. Modal auxiliary verbs lebih disukai untuk digunakan. Adapun untuk menghasilkan makna pengandaian unreal condition (kenyataan berbeda dengan harapan), conditional auxilliary verbs (could, should, would) dapat digunakan menggantikan bentuk kata kerja ini. Contohnya adalah sebagai berikut.

Contoh Kalimat Subjunctive vs Modal Auxiliary Verb:

  • I wish the teacher were nice to me. (Subjunctive)
  • I wish the teacher could be nice to me. (Auxiliary Verb)

Fungsi dan Contoh Kalimat Present dan Past Subjunctive

Secara umum, subjunctive digunakan pada complex sentenceBerikut adalah rincian kondisi serta contoh kalimat subjunctive.
Fungsi SubjunctiveContoh Kalimat Subjunctive
Present subjunctive berada pada dependent clause dimana bagian independent clause-nya menggunakan verb:ask, command, demand, determine, insist, order, propose, recommend, regret, request, require, suggest, untuk mengekspresikan requirement (kebutuhan) atau suggestion (saran).I recommend that you take a cooking class.
(Saya merekomedasikan kamu mengambil kelas memasak.)
The doctor suggested that white rice be replaced with brown rice.
(Dokter menyarankan beras putih diganti dengan beras merah.)
Present subjunctive berada pada dependent clause dimana bagian independent clause-nya menggunakan adjective yang mengekspresikan urgency/requirement:crucial, desirable, essential, important, imperative, necessary, urgent, vitalIt is desirable that they be on time.
(Diharapkan mereka datang tepat waktu.)
It is necessary that she prepare for the next exam.
(Perlu untuk dia mempersiapkan ujian selanjutnya.)
Past subjunctive berada pada dependent clause dimana independent clause berupa conditional sentence yang kenyataannya berbeda pengandaian (present unreal events: conditional type 2 dengan simple past, past unreal events: conditional type 3 dengan past perfect)If I were a millionaire, I would donate my money to charity.
(Jika saya miliuner, saya akan mendonasikan uang untuk amal.)
I wouldn’t be panic if I were you.
(Saya tidak akan panik jika jadi kamu.)
Past subjunctive mengikuti kata wish.I wish he were here to repair my computer.
(Saya harap dia disini memperbaiki komputer.)
Everybody wishes that Sarah were able to control her emotion.
(Setiap orang berharap Sarah dapat mengontrol emosinya.)
Past subjunctive mengikuti kata as if dan as though.Robi acts as though he were a king.
(Robi berlaku seakan-akan dia raja.)
Siti eats much as if she had not eaten for a month.
(Siti makan banyak seakan-akan dia sudah tidak makan sebulan.)

Senin, 22 September 2014

Penjelasan Ilmiah Soal Cinta

Penjelasan Ilmiah Soal Cinta
Bicara jatuh cinta, banyak orang yang mengira bahwa hati menjadi penentu dominan dalam prosesnya. Otak, juga panca indera, kerap dikesampingkan, bahkan sering dianggap tidak terlibat sama sekali.

Namun, peneliti dari Syracuse University telah membuktikan bahwa otak sangat bekerja saat manusia merasa jatuh cinta. Setidaknya ada 12 area di otak yang bekerja secara bersamaan, sehingga Anda mendapatkan kesan menemukan seseorang yang Anda cintai.

Stephanie Ortigue dari Syracuse University, bahkan mengatakan kalau hanya butuh lima detik untuk jatuh cinta.

"Cinta memang konsep penting dalam kehidupan," kata Stephanie, seperti dikutip dari laman Livescience. "Tapi sebagai ilmuwan, saya ingin mencari rasionalitas dari hal-hal yang tak rasional dan melihat bahwa cinta itu merupakan hasil kerja otak," lanjutnya.

Penelitian ini memperlihatkan, saat jatuh cinta, area-area berbeda yang ada di otak melepas euphoria yang dipengaruhi sejumlah zat kimia. Antara lain seperti dopamine, oxytocin (yang dikenal sebagai hormon cinta), adrenaline, dan vasopressin (atau hormon yang menjadikan hewan memiliki sifat agresif dan perilaku menguasai teritorial, bisa jadi hormon dasar dari sifat posesif)

Penelitian lain juga memperlihatkan tingkat darah dari Nerve Growth Factor (NGF), suatu protein yang berperan dalam survival dan maintenance di sel otak, juga meningkat. Peningkatan ini ditemukan secara signifikan di pasangan yang merasa baru saja jatuh cinta.

Ortigue bahkan mengatakan, molekul ini berperan penting dalam ketertarikan sosial (social-chemistry) antara manusia, yang dikenal dengan fenomena 'cinta pada pandangan pertama'. "Hasil ini memperlihatkan bahwa cinta memiliki dasar ilmiah," ucap Ortigue.

Romantis?
Penelitian ini kemudian berusaha mencari tahu apa yang menjadi dasar manusia merasakan romansa. Dalam meneliti cinta romantis, para peneliti mengambil sampel 17 orang yang merasa sedang cinta mati terhadap pasangannya.

Saat menatap pasangannya, para partisipan ini memperlihatkan aktivitas otak di wilayah yang dinamakan dopaminergic subcortial system menjadi aktif, layaknya orang yang euphoria karena pengaruh kokain.

Tapi berbeda dengan pecandu kokain yang sibuk mencari kokain, para pecinta ini akan termotivasi untuk mencari kesamaan minat dan ketertarikan yang sama. Ortigue menyebut ini mempengaruhi perilaku emosional, seperti ketertarikan seksual. Ini yang menyebabkan kepuasan seksual manusia berbanding lurus dengan cinta yang mereka rasakan.

Pengaruh Indera
Selain otak, yang memengaruhi manusia saat merasakan cinta adalah indera. Di setiap makhluk hidup, terdapat feromon yang dihasilkan di kalenjar tubuh manusia. Ini mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh, terutama otak, dan menjadi daya tarik seksual.

Salah satu contoh feromon adalah bau badan, yang dianalogikan seperti sidik jari. Jadi, perasaan cinta bisa jadi mulai dirasakan saat indera penciuman mendeteksi feromon, yang kemudian bereaksi terhadap hormon estrogen (pada perempuan) dan testoteron (pada lelaki).

Mengutip majalah Time, feromon bisa 'dideterminasi', salah satunya pil anti-kehamilan. Ilmuwan dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia, Charles Wysocki, bahkan mengatakan ini bisa mempengaruhi hubungan.

"Perempuan memilih seorang suami untuk jadi suami saat mereka dalam pengaruh pengendali kehamilan, lalu berhenti untuk memperoleh bayi. Saat itulah mereka akan sadar telah membuat kesalahan," ucap Wysocki.

Tiga tahap
Profesor Antropologi dari Rutgers University, Helen Fisher, membagi penjelasan cinta dalam tiga tahap. Dalam buku "Why We Love: The Nature and Chemistry of Romantic Love", Fisher menyebut tiga tahap itu juga dipengaruhi oleh hormon.

Tahap pertama adalah Nafsu (Lust). Ini dipengaruhi hormon testosterone dan oestrogen di lelaki dan perempuan.

Tahap kedua adalah ketertarikan (Attraction). Di tahap ini, setidaknya ada tiga neurotransmitter yang berpengaruh, ini termasuk adrenaline, dopamine, dan serotonin (ini merupakan hormon yang memengaruhi pikiran).

Ketiga merupakan tahap keterikatan (Atatchment). Hormon yang terlibat dalam tahap ini adalah oxytocin dan vasopressin.

Kerusakan Komputer




1.Komputer Tidak Mau Hidup                                                                    
Cara Mengatasinya :
  • Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
  • Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
  • Cek kabel power pada CPU
  • Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB
2. Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
  • Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
  • Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
  • Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
  • Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
  • Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
  • Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video coba Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll
3. Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
  • restart kembali komputer anda
  • jika masih trouble intall ulang windows anda
  • jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
  • cek dengan : scan disk
4. Komputer Sering Hang
Cara Mengatasinya
  • Disebabkan software mengalami crash
  • tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
  • tekan tombol restart pada CPU
  • Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
  • konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
  • install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda,
5. Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
  • cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
  • jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
  • coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
  • Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sitem Windows Sobat
6. Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)
7. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
Cara Mengatasinya
  • Mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)
8. Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
  • cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.
9. Monitor Tidak Mau Nyala
Cara Mengatasinya :
  • pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
  • pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
  • pastikan juga VGA card anda ok
10. Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
  • masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
  • Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang dininkan
Sebenarnya masih banyak jenis kerusakan yang kerap terjadi pada komputer kita, dan mungkin akan kita bahas lagi di lain kesempatan.

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT



LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT
  1. 1.       Pengertian dan perbedaan larutan elektrolit dan larutan nonelekrolit
    1. A.    Pengertian larutan
Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut. Zat terlarut adalah zat yang terdispersi ( tersebar secara merata ) dalam zat pelarut.Zat terlarut mempunyai jumlah yang lebih sedikit dalam campuran. Ini biasa di sebut dengan solute. Sedangkan zat pelarut adalah zat yang mendispersi atau ( fase pendispersi ) komponen – komponen zat terlarut. Zat pelarut mempunyai jumlah yang lebih banyak dalam campuran. Zat pelarut di sebut solvent.
  1. B.     Pengertian larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit
-          Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelmbung gas dalam larutan .Larutan yang menunjukan gejala – gejala tersebut pada pengujian tergolong ke dalam larutan elektrolit.
-          Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa tidak ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada alat uji. Larutan yang menunjukan gejala – gejala tersebut pada pengujian tergolong ke dalam larutan nonelektrolit.

  1. C.    Jenis – jenis larutan berdasrkan daya hantar listrik
    1. Larutan elektrolit kuat
Laruta elektrolit kuat adalah larutan yang banyak menghasilkan ion – ion karena terurai sempurna, maka harga derajat ionisasi (ά ) = 1. Banyak sedikit elektrolit menjadi ion dinyatakan dengan derajat ionisasi ( ά ) yaitu perbandingan jumlah zat yang menjadi ion dengan jumlah zat yang di hantarkan. Yang tergolong elektrolit kuat adalah :
  1. Asam – asam kuat
  2. Basa – basa kuat
  3. Garam – garam yang mudah larut
Ciri – ciri daya hantar listrik larutan elektrolit kuat yaitu lampu pijar akan menyala terang dan  timbul gelembung – gelembung di sekitar elektrode. Larutan elektrolit kuat terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit kuat dalam pelarut air. Senyawa elektrolit kuat dalam air dapat terurai sempurna membentuk ion positif ( kation ) dan ion negatif (anion). Arus listrik merupakan arus electron. Pada saat di lewatkan ke dalam larutan elektrolit kuat, electron tersebut dapat di hantarkan melalui ion – ion dalam larutan, seperti ddihantarkan oleh kabel. Akibatnya lampu pada alat uji elektrolit akan menyala. Elektrolit kuat terurai sempurna dalam larutan. Contoh : HCl, HBr, HI, HNO3, H2SO4, NaOH, KOH, dan NaCL.

  1. Larutan elektrolit lemah
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah dengan harga derajat ionisasi sebesar 0 < ά > 1. Larutan elektrolit lemah mengandung zat yang hanya sebagian kecil menjadi ion – ion ketika larut dalam air. Yang tergolong elektrolit lemah adalah :
  1. Asam – asam lemah
  2. Garam – garam yang sukar larut
  3. Basa – basa lemah
Adapun larutan elektrolit yang tidak memberikan gejala lampu menyala, tetapi menimbulkan gas termasuk ke dalam larutan elektrolit lemah. Contohnya adalah larutan ammonia, larutan cuka dan larutan H2S.

  1. Larutan non elektrolit
Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik karena zat terlarutnya di dalam pelarut tidak dapat menghasilkan ion – ion ( tidak mengion ). Yang tergolong jenis larutan ini adalah larutan urea, larutan sukrosa, larutan glukosa, alcohol dan lain – lain.


Tabel pengujian daya hantar listrik beberapa larutan
Larutan
Nyala Lampu
Gelembung Gas
Ada
Tidak ada
Ada
Tidak Ada
Larutan Ureautan
Larutan Anomia
Laruran HCL
Larutan Cuka
Air aki
Larutan alcohol
Air laut
Larutan H2S
Air Kapur
Larutan Glukosa
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-



























 BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT?

Membedakan Larutan Elektrolit dan Larutan Non Elektrolit
Larutan elektrolit dan non elektrolit dapat dibedakan dengan jelas dari sifatnya yaitu kemampuan menghantarkan listrik.
 a) Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik.
Hal ini untuk pertama kalinya diterangkan oleh Svante August Arrhenius (1859-1927), seorang ilmuwan dari Swedia. Arrhenius menemukan bahwa zat elektrolit dalam air akan terurai menjadi partikel-partikel berupa atom atau gugus atom yang bermuatan listrik. Karena secara total larutan tidak bermuatan, maka jumlah muatan positif dalam larutan harus sama dengan muatan negatif.
Atom atau gugus atom yang bermuatan listrik itu dinamai ion. Ion yang bemuatan positif disebut kation, sedangkan ion yang bermuatan negatif disebut anion. Pembuktian sifat larutan elektrolit yang dapat menghantarkan listrik ini dapat diperlihatkan melalui eksperimen. Zat-zat yang tergolong elektrolit yaitu asam, basa, dan garam. Contoh larutan elektrolit kuat : HCl, HBr, HI, HNO3, dan lain-lain. Contoh larutan elektrolit lemah : CH3COOH, Al(OH)3 dan Na2CO3.
b)  Larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik.
     Adapun larutan non elektrolit terdiri atas zat-zat non elektrolit yang tidak dilarutkan ke dalam air tidak terurai menjadi ion (tidak terionisasi). Dalam larutan, mereka tetap berupa molekul yang tidak bermuatan listrik. Itulah sebabnya larutan non elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik. Pembuktian sifat larutan non elektrolit yang tidak dapat menghantarkan listrik ini dapat diperlihatkan melalui eksperimen. Contoh larutan non elektrolit: Larutan Gula (C12H22O11), Etanol (C2H5OH), Urea (CO(NH2)2), Glukosa (C6H12O6), dan lain-lain.

 1.4       Kekuatan Elektrolit
Kekuatan suatu elektrolit ditandai dengan suatu besaran yang disebut derajat ionisasi (α)
 Keterangan :
Elektrolit kuat memiliki harga α = 1, sebab semua zat yang dilarutkan terurai menjadi ion
Elektrolit lemah memiliki harga α<1, sebab hanya sebagian yang terurai menjadi ion.
Adapun non elektrolit memiliki harga α = 0, sebab tidak ada yang terurai menjadi ion.
  • Elektrolit kuat : α = 1(terionisasi sempurna)
  • Elektrolit lemah : 0 < α < 1 (terionisasi sebagian)
  • Non Elektrolit : α = 0 (tidak terionisasi)
Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat
Larutan yang dapat memberikan lampu terang, gelembung gasnya banyak, maka laurtan ini merupakan elektrolit kuat. Umumnya elektrolit kuat adalah larutan garam. Dalam proses ionisasinya, elektrolit kuat menghasilkan banyak ion maka α = 1 (terurai seluruhnya), pada persamaan reaksi ionisasi elektrolit kuat ditandai dengan anak panah satu arah ke kanan. Perlu diketahui pula elektrolit kuat ada beberapa dari asam dan basa.
Contoh :
  • NaCl (aq) à Na+(aq) + Cl-(aq)
  • KI (aq) à K+ (aq) + I - (aq)
  • Ca(NO3)2 (g) à Ca 2+ (aq) + 2NO3 - (aq)
Di bawah ini diberikan kation dan anion yang dapat membentuk elektrolit kuat.
Kation : Na+, L+, K+, Mg2+, Ca2+, Sr2+, Ba2+, NH4+
Anion   : Cl, Br-, I-, SO42-, NO3-, ClO4 -, HSO4 -, CO3 2-, HCO3 -
Cobalah kamu buatkan 5 macam garam lengkap dengan reaksi ionisasinya sesuai dengan kation dan anion pembentuknya seperti di bawah ini.
No
Kation
Anion
Reaksi Ionisasi
Garam
1
Mg2+
Br -


2
Ca2+
ClO4 -


3
NH4+
Cl -


4
Mg2+
Br -


5
Ca2+
ClO4 -


6
Ba2+
NO3 -


7
Na+
SO42-


Reaksi Ionisasi Elektrolit Lemah
Larutan yang dapat memberikan nyala redup ataupun tidak menyala, tetapi masih terdapat gelembung gas pada elektrodanya maka larutan ini merupakan elekrtolit lemah. Daya hantarnya buruk dan memiliki α (derajat ionisasi) kecil, karena sedikit larutan yang terurai (terionisasi). Makin sedikit yang terionisasi, makin lemah elektrolit tersebut. Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya tidak semua molekul terurai (ionisasi tidak sempurna)
 Contoh:
  • CH3COOH (aq) » CH3COO - (aq) + H+(aq)
  • NH4OH(g) » NH4+(aq) + OH - (aq)

Di bawah ini diberikan beberapa larutan elektrolit lemah, tuliskanlah reaksi ionisasinya.
No
Larutan Elektrolit Lemah
Reaksi Ionisasi
1.
H2S (aq)

2.
H3PO4 (aq)

3.
HF(g)

4.
HCOOH(aq)

5.
HCN(aq)

Jenis-jenis larutan berserta sifatnya sebagai kesimpulan dari penjelasan di atas diperlihatkan pada Tabel 1.1
 Tabel 1.1: Perbedaan sifat larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit
Jenis Larutan
Sifat dan Pengamatan Lain
Contoh Senyawa
Reaksi Ionisasi
Elektrolit Kuat
- terionisasi sempurna
- menghantarkan arus listrik
- lampu menyala terang
- terdapat gelembung gas
NaCl, HCl,
NaOH,
H2SO4,KCl
NaCl  Na+ + Cl-
NaOH  Na+ + OH-
H2SO4  2 H+ + SO42-
KCl  K+ + Cl-
Elektrolit Lemah
- terionisasi sebagian
- menghantarkan arus listrik
- lampu menyala redup
- terdapat gelembung gas
NH4OH,
HCN, Al(OH)3
NH4OH  NH4+ + OH-
HCN  H+ + CN-
Al(OH)3  Al3+ + 3OH-
Non Elektrolit
- tidak terionisasi
- tidak menghantarkan listrik
- lampu tidak menyala
- tidak terdapat gelembung gas
C6H12O6, C12H22O11,
CO(NH2)2 C2H5OH
C6H12O6,C12H22O11,
CO(NH2)2
 C2H5OH